Dumai punya alam yang mendukung, alur pelayaran dalam, dan posisi strategis di jalur ekspor curah cair.
DUMAI , 27 Juni 2026— Pelabuhan Dumai selama ini dikenal sebagai salah satu pintu penting aktivitas maritim di Indonesia. Namun, di balik lalu lintas kapal yang padat, ada kekuatan besar yang menurut Ketua DPC INSA Kota Dumai, Herman Buchari, S.IP, belum sepenuhnya dilihat secara utuh oleh banyak pihak.
Dalam perbincangannya bersama Masako TV, Herman menegaskan bahwa Dumai bukan sekadar kota
yang memiliki pelabuhan. Lebih dari itu, Dumai adalah daerah yang secara alamiah memang diberi keunggulan besar sebagai kawasan kepelabuhanan.
“Pelabuhan Dumai adalah pelabuhan yang sangat strategis dan merupakan salah satu pelabuhan curah cair terbesar di Indonesia,” ujar Herman Buchari.
Menurut Herman, kekuatan Pelabuhan Dumai tidak muncul tiba-tiba. Aktivitas kepelabuhanan di daerah ini sudah berlangsung selama puluhan tahun. Berbagai komoditas penting bergerak melalui Dumai, mulai dari minyak bumi, minyak sawit, hingga berbagai produk curah cair lainnya.
Ia menjelaskan, Dumai memiliki alur pelayaran alami yang mampu dilayari kapal-kapal berukuran besar. Bahkan, sejumlah terminal khusus di kawasan Pelabuhan Dumai memiliki kedalaman yang sangat baik, mencapai sekitar 20 meter tanpa harus bergantung penuh pada pengerukan besar.
Kondisi itu, kata Herman, menjadi keunggulan yang tidak dimiliki semua pelabuhan.
“Beberapa terminal khusus sudah memiliki kedalaman luar biasa, bahkan sampai 20 meter tanpa pengerukan kolam pelabuhan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, posisi geografis Dumai juga dinilai sangat menguntungkan. Keberadaan Pulau Rupat menjadi pelindung alami bagi perairan Dumai dari gelombang tinggi. Dengan kondisi tersebut, aktivitas kapal di Dumai relatif lebih aman dibandingkan pelabuhan lain yang langsung berhadapan dengan laut lepas.
“Pelabuhan Dumai ini dilindungi oleh Pulau Rupat. Karena ada Pulau Rupat, perairan Dumai agak aman dari gelombang tinggi,” ungkapnya.
Herman menilai, semua keunggulan ini adalah modal besar bagi Dumai untuk tumbuh sebagai pusat maritim, perdagangan, dan ekspor. Namun, kekuatan tersebut harus dikelola dengan serius agar tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga benar-benar membawa manfaat bagi daerah.
Menurutnya, Dumai memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Dengan potensi alam, posisi strategis, serta aktivitas kapal yang tinggi, Pelabuhan Dumai seharusnya menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.
“Ini adalah anugerah besar bagi Dumai. Tinggal bagaimana potensi ini dijaga, dikembangkan, dan dimanfaatkan dengan baik,” tegas Herman.
Edo Y - Masako TV
.png)